... Hayu New Posts ...

and you will know everything....

Pada postingan sebelumnya telah dibahas apa itu penalaran induktif. Nah, sekarang pada postingan ini akan dibahas apa itu penalaran deduktif, yuk capcus ..!!

Penalaran Deduktif

Penalaran deduktif menggunakan bentuk bernalar deduksi. Deduksi yang berasal dari kata de dan ducere, yang berarti proses penyimpulan pengetahuan khusus dari pengetahuan yang lebih umum atau universal. Perihal khusus tersebut secara implisit terkandung dalam yang lebih umum. Maka, deduksi merupakan proses berpikir dari pengetahuan universal ke singular atau individual.
Penalaran deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi.

Contoh klasik dari penalaran deduktif:

  • Semua manusia pasti mati (premis mayor)
  • Sokrates adalah manusia. (premis minor)
  • Sokrates pasti mati. (kesimpulan)

Silogisme

Silogisme merupakan bentuk penyimpulan tidak langsung di katakan demikian karena dalam silogisme kita menyimpulkan pengetahuan baru yang kebenarannya di ambil secara sintetis dari dua permasalahan yang dihubungkan dengan cara tertentu , yang tidak terjadi dalam penyimpulan Eduksi. Dan pada saat ini Silogisme terdiri dari silogisme katagorik ,silogisme hipotetik, silogisme alternatif.

Silogisme Kategorial

Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi.
Premis umum : Premis Mayor (My)
Premis khusus : Premis Minor (Mn)
Premis simpulan : Premis Kesimpulan (K)
Dalam simpulan terdapat subjek dan predikat. Subjek simpulan disebut term mayor, dan predikat simpulan disebut term minor.
Contoh silogisme Kategorial:

My : Tidak ada manusia yang keka

Mn : Socrates adalah manusia

K : Socrates tidak kekal


Silogisme Hipotesis

Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis.
Konditional hipotesis yaitu : bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen.
Contoh :

My : Jika tidak ada air, manusia akan kehausan.

Mn : Air tidak ada.

K : Jadi, Manusia akan kehausan.


Silogisme Alternatif

Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif.
Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain.
Contoh
My : Nenek Sumi berada di Bandung atau Bogor.
Mn : Nenek Sumi tidak berada di Bogor.
K : Jadi, Nenek Sumi berada di Bandung.


ENTIMEN

Entimen : Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.
Contoh Entimen :
Dia dipecat karena selalu tidak hadir kerja
Anda dipecat karena anda tidak hadir kerja karena sakit


Referensi :
http://kuroinoshiroyuki.blogspot.com/2010/03/penalaran-deduktif-dan-induktif.html

http://nopi-dayat.blogspot.com/2010/03/penalaran-deduktif.htm

http://arifsubarkah.wordpress.com/2010/04/14/macam-macam-silogisme/

Hari ini, aku kembali menitihkan air mata.

Merasakan kerinduan akan sosok papa,mama,iik,meli.
Merindukan kebersamaan bersama keluarga T_T.
Merindukan hidup dan tinggal bersama - sama mereka lagi .

Disini, bagaikan hidup sendiri tanpa ada seseorangpun yang bisa mengerti perasaan ini.
Seorang kekasihpun yang ku anggap orang yang bisa menggantikan sosok papa,mama,iik, meli. Namun masih tak bisa mengerti perasaan ini. Perasaan akan kesendirian hidup disini.

Disaat aku merindukan keluarga yang tak bisa ku temui dalam kurun waktu yang lama, aku teringat, jika aku masih mempunyai seorang kekasih yang kusayang sama seperti aku menyayangi keluargaku sendiri. Dan aku membutuh dia, satu-satunya orang yang kumiliki disini. Namun, tanggapan aku salah terhadap dia. Seorang kekasih hanya bagaikan aktor disebuah opera atau drama yang tak bisa merasakan perasaan yang sebenarnya. :( :(

Sekarang, tinggalah aku sendiri dan air mata ini.
:)

Pada matakuliah bahasa Indonesia 2 kali ini, materi yang akan dibahas salah satunya adalah Penalaran. Penalaran itu sendiri adalah suatu tahap pemikiran dan pembelajaran manusia untuk menghubungkan antara data dengan fakta yang ada sehingga pada akhirnya terdapat kesimpulan yg dapat diambil. Sedangkan menurut wikipedia, Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian.

Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).

Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif.


Penalaran Induktif...

Metode penalaran induktif adalah adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum.


Jenis-jenis penalaran induktif adalah sebagai berikut :

1. Generalisasi
adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.
• Tamara Bleszynski adalah bintang iklan, dan ia berparas cantik.
• Nia Ramadhani adalah bintang iklan, dan ia berparas cantik.
Generalisasi: Semua bintang sinetron berparas cantik.

Jenis-jenis generalisasi :

-Generalisasi Tanpa Loncatan Induktif
Adalah generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.
Contoh: sensus penduduk
-Generalisasi Dengan Loncatan Induktif
Adalah generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomena yang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki.
Contoh: Hampir seluruh pria dewasa di Indonesia senang memakai celana pantalon.

2.Analogi
adalah penalaran induktif dengan membandingkan dua hal yang banyak persamaannya. Berdasarkan persamaan kedua hal tersebut, Anda dapat menarik kesimpulan.Contoh : Manusia yang tidak berilmu dan tidak berperasaan, ia akan sombong dan garang. Oleh karena itu, kita sebagai manusia apabila diberi kepandaian dan kelebihan, bersikaplah seperti padi yang selalu merunduk.

Tujuan penalaran secara analogi adalah sebagai berikut:

1) Analogi dilakukan untuk meramalkan kesamaan.

2) Analogi dilakukan untuk menyingkapkan kekeliruan.

3) Analogi digunakan untuk menyusun klasifikasi.


3.Kausal
Adalah paragraf hubungan sebab akibat (hubungan kausal) adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat, atau bisa juga disebut
proses penalaran berdasarkan hubungan ketergabungan antar gejala yang mengikuti pola sebab-akibat,akibat-sebab, atau akibat-akibat

Contoh : Ketika pulang dari pasar, Ibu Sonya melihat tanah di halamannya becek, ibu langsung menyimpulkan bahwa kain jemuran di belakang rumahnya pasti basah. Dalam kasus itu penyebabnya tidak ditampilkan yaitu hari hujan.


Referensi :
http://v4z4.wordpress.com/2010/05/13/pengertian-penalaran/
http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran
http://utlia.wordpress.com/2010/02/26/penalaran-induktif/
http://pyia.wordpress.com/2011/02/12/288/
http://onan-kost.blogspot.com/2010/05/paragraf-generalisasi-analogi-dan.html

Tifatul Sembiring selaku Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) telah mengultimatum agar Research In Motion (RIM) selaku penyedia layanan BlackBerry memblokir situs porno di layanan BlackBerry hingga 17 Januari 2011. Jika tidak dilaksanakan pihak RIM, maka Menkominfo akan menutup layanan BlackBerry di Indonesia.

Namun beberapa orang menilai hal tersebut secara tak langsung malah mempromosikan pornografi di BlackBerry. “Gara-gara polemik blokir BB, banyak pengguna BB yang ngetest, apa betul bisa buka pornografi. Iklan gratis pornografi disponsori Pak Menteri,” tulis Valens Riyadi, penggiat internet Indonesia dan juga pengurus APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) dalam akun Twitter miliknya @valensriyadi.

Hal serupa ditulis Titi Rusdi, salah satu pendiri 7Langit, pengembang aplikasi BlackBerry dari Indonesia. Di akun Twitter-nya @titirusdi, ia menulis, “Gegara ribut porno ini, ponakan yang pake BB jadi nanya, ‘Tante, emang BB itu ada porno-pornonya ya?’ Nah Pak Menkominfo silakan jawab.”

Beberapa waktu yang lalu Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengeluarkan ultimatum terhadap penyedia layanan BlackBerry, Research In Motion (RIM). Tifatul juga membagi poin-poin tuntutannya di akun Twitternya, yang langsung memicu beragam reaksi.

Meski banyak yang mengira ultimatum terhadap RIM ini terkait pornografi, tapi soal blokir pornografi hanya satu di antara tujuh tuntutan pemerintah. Semua tuntutan itu diminta dipenuhi sebelum 21 Januari. Bila tidak, layanan BlackBerry diancam ditutup. Poin ancaman inilah yang juga membuat heboh para pemakai layanan BlackBerry.

Pada 17 Januari mendatang, pemerintah dan pihak RIM akan bertemu. Kiranya, hari itulah bisa dipastikan apakah RIM patuh, atau justru pemerintah yang memberi kelonggaran.

Ketujuh tuntutan pemerintah adalah:

  1. Pemerintah meminta RIM mematuhi peraturan perundangan yg berlaku di Indonesia, terkait dengan Undang-undang 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi, UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan UU 44/2008 tentang Pornografi.
  2. Pemerintah meminta RIM membuka perwakilan di Indonesia, mengingat sudah ada lebih dua juta pelanggan BlackBerry di Indonesia.
  3. RIM juga diminta membuka pusat layanan di Indonesia untuk melayani pelanggan di sini.
  4. Pemerintah ingin RIM merekrut tenaga kerja Indonesia secara layak dan proporsional.
  5. RIM diminta sebanyak mungkin menggunakan konten lokal Indonesia, khususnya perangkat lunak.
  6. RIM diminta memblokir situs porno, sebagaimana sudah dipatuhi oleh operator lain.
  7. Pemerintah meminta RIM membangun server/repeater di Indonesia, agar aparat hukum bisa mengaksesnya.
by : http://metrotik.com/tifatul-sembiring-vs-blackberry

milkysmile
Semuaanya,, makasih yah udah mw visit blog hayu ^^V. enjoyed it, a safe and pleasant...

Follower gue..